Kantor Penemuan Barang Hilang

Barang tertinggal di bus atau kereta? Pasti di antara kita sering kali atau pernah mengalami hal tersebut. Hal yang paling menyebalkan adalah jika kita tidak bisa menemukan lagi barang yang tertinggal tersebut. Terlebih jika barang tersebut adalah barang-barang yang penting dan berharga. Namun berbeda dengan di Inggris. Sebagian besar barang yang tertinggal tersebut dapat ditemukan lagi oleh sang pemilik.

Mengapa bisa demikian? Bukankah amat repot menemukan kembali barang yang tertinggal di sarana umum? Sebab Inggris mempunyai Kantor Penemuan Barang Hilang. Seperti apa yaa kantor tersebut?

Kantor Penemuan Barang Hilang terletak di bawah Stasiun Baker Street, London. Mengapa lokasi tersebut dipilih untuk membangun kantor penemuan barang hilang? Sebab kereta api merupakan tempat yang paling sering ditemukan barang-barang yang tertinggal. Pada umumnya mayoritas warga Inggris menggunakan kereta api sebagai alat transportasi utama. Sejumlah karyawan, pelajar, dan orang lainnya tiap harinya menggunakan sarana transpotasi ini. Oleh sebab itu kemungkinan barang tertinggal di kereta api pun semakin besar. Namun tidak menutup kemungkinan, banyak barang-barang yang tertinggal di sarana umum lain, bus contohnya. Oleh sebab itu didirikanlah kantor ini dengan maksud untuk membantu warga London yang barang-barangnya tertinggal di tempat umum, khususnya barang yang penting, agar mereka bisa menemukan barang-barangnya lagi.

Di kantor ini dapat kita temui barang-barang milik warga London yang tertinggal di sarana umum, khususnya bus dan kereta api. Dari mulai barang-barang yang lazim seperti tas, dompet. buku, kacamata, telepon selular, maupun barang-barang yang tidak lazim seperti gigi palsu, kaki palsu, dan tangan palsu. Barang-barang yang ditemukan kemudian dikumpulkan dan di kirimkan ke kantor ini. Barang-barang tersebut tersimpan rapi di rak-rak penyimpanan yang telah dikelompok-kelompokan berdasarkan jenisnya.

Petugas sebisa mungkin mencari pemilik barang-barang tersebut. Namun bila tidak ada yang mencarinya selama tiga bulan setelah barang ditemukan maka barang tersebut akan disumbangkan untuk kegiatan amal. Misalnya saja ratusan telepon selular masuk ke kantor ini setiap minggunya. Petugas akan mengaktifkan telepon tersebut agar sang pemilik dapat menghubunginya.

Dengan adanya kantor ini, warga London menjadi lebih tenang bila barangnya tertinggal. Mungkin ada baiknya  bila kantor seperti ini didirikan di setiap tempat, di tiap negara. Dan yang patut kita contoh adalah kejujuran masyarakatnya, baik petugas kantor tersebut, maupun masyarakat yang menemukan barang milik orang lain yang tertinggal, untuk diserahkan kepada kantor penemuan barang hilang tersebut.

Kapan yaa di Indonesia bisa didirikan kantor semacam ini? ^-^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: