Kelangkaan Sumber Daya Alam dan Pengelolaannya

Ekonomi merupakan hal yang memiliki cakupan yang luas dan definisi yang luas pula. Dalam ekonomi banyak terkandung aspek-aspek pembentuknya. Pada dasarnya pola ekonomi  tidak lepas dari upaya manusia sebagai pelaku utama ekonomi dalam memenuhi segala kebutuhannya. Tak hanya pemenuhan kebutuhan, kepuasan juga merupakan aspek yang berusaha dicapai oleh manusia. Salah satu permasalahan dalam ekonomi adalah adanya kelangkaan sumber daya alam sebagai sarana pemuas dan pemenuhan kebutuhan manusia. Sedangkan kebutuhan dan keinginan manusia tidak terbatas, bahkan terus bertambah seiring perkembangan zaman.

Kebutuhan dan keinginan merupakan dua hal yang berbeda. Kebutuhan merupakan hal yang boleh dikatakan harus dan mendesak untuk dipenuhi dalam waktu dekat. Bahkan bila kebutuhan tidak terpenuhi, kelangsungan dan keseimbangan hidup manusia bisa saja terganggu. Sedangkan keinginan merupakan hal yang tidak wajib untuk dipenuhi, yang berarti walaupun hal tersebut tidak terpenuhi, manusia masih tetap bisa bertahan hidup. Sehingga keinginan dapat ditunda pemenuhannya setelah segala kebutuhan terpenuhi. Namun dengan perkembangan zaman, hal yang dulu berupa keinginan, kini telah berubah menjadi kebutuhan. Seperti contoh yang sehari-hari kita hadapi. Awalnya ponsel hanya merupakan keinginan manusia semata. Namun kini ponsel telah menjadi kebutuhan masyarakat baik dari kalangan bawah, menengah, terlebih kalangan atas.

Semakin bertambahnya kebutuhan, alat pemuas kebutuhan pun terancam habis. Hal tersebut disebabkan sumber daya alam yang terbatas. Namun sayangnya tidak semua sumber daya dapat terus tersedia di alam dan dapat diperbaharui. Ada pula berbagai jenis sumber daya yang tidak dapat diperbaharui. Hal tersebut mengakibatkan persediaan sumber daya alam akan terus berkurang bahkan habis bila tidak ada sumber daya penggantinya. Sebab manusia akan terus menggunakannya, bahkan penggunaannya semakin banyak. Namun untuk sumber daya alam yang dapat diperbaharui, bukan berarti kita bisa memanfaatkannya sesuka hati tanpa khawatir persediaan akan habis. Sebab pembaharuan sumber daya alam tidak terjadi begitu saja. Semua memerlukan proses yang memakan waktu cukup lama, terlebih untuk memnuhi kebutuhan yang tiada batasnya. Selama proses pembaharuan sumber daya, selama itu juga kebutuhan manusia tidak pernah berhenti.

Tak hanya itu saja hal yang menyebabkan kelangkaan. Tidak semua sumber daya yang berasal dari alam bisa langsung digunakan tanpa diolah terlebih dahulu, misalnya saja oksigen di udara yang tercipta secara alamiah. Bahkan sebagian besar sumber daya alam yang digunakan memerlukan proses terlebih dahulu menjadi barang jadi agar dapat memenuhi kebutuhan hidup manusia. Dalam proses pengolahan sumber daya tersebut, tak jarang dibutuhkan juga sumber daya lainnya untuk melengkapi fungsi dari sumber daya utama. Proses pengolahan tak lepas dari adanya biaya dan waktu. Hal itu yang membuat sumber daya siap pakai tersebut memiliki nilai yang lebih tinggi dan memerlukan pengorbanan untuk memperolehnya.

Sangat mengkhawatirkan bila persediaan sumber daya terus menipis bahkan habis. Tak dapat terbayangkan apa yang akan terjadi pada manusia yang jumlahnya terus bertambah, dengan kebutuhan yang tak ada habisnya dan tak pernah puas, bila sumber daya sudah habis. Oleh sebab itu alangkah baiknya bila kita mulai menghemat penggunaan sumber daya alam, dan menggunakannya sebijak mungkin. Atau bahkan alangkah lebih baik bila setiap sumber daya memiliki sumber daya pengganti, agar dapat menyeimbangkan penggunaanya. Sehingga kebutuhan manusia dapat terpenuhi, dan sumber daya pun tetap lestari.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: